Mencari Ketenangan di tengah Kesibukan

Rp68,000.00

Sejarah telah memberikan banyak informasi pada kita, tentang kekuatan jiwa, tentang kebesaran hati, tentang kuatnya tekad untuk meraih cita. Sayangnya, kita sering alpa untuk memetik pelajaran dari sejarah, bahkan tidak jarang kita sering berujar “ah, itu kan dulu, sekarang beda.” Lewat buku ini anggapan itu secara tersirat terbantahkan. Bukankah kita memang diperintahkan belajar dari sejarah? bukankah sejarah adalah peristiwa yang berulang? kecuali pelaku, tempat, dan waktunya saja yang berubah. Lewat buku ini, kita akan diperlihatkan betapa cahaya peradaban ini tidak semata-semata mengandalkan kekuatan harta, bukan pula mengandalkan superior kekuasaan, sebab memang demikianlah adanya. Semuanya dibangun oleh jiwa yang kokoh, pemikiran yang matang, mental yang dapat diandalkan dan hati yang teguh.

Deskripsi

Penulis : Mohammad Fauzil Adhim
Penerbit : Pro U Media

Harga: Rp. 68.000

DETAIL BUKU:
Soft Cover
Ukuran : 13,5 × 19,5 cm

Tebal : 342 Halaman
Berat : 300 gram

Pada hari ini, ketenangan seolah menjadi barang langkah yang sulit ditemukan. Tidak sedikit orang yang rela mengeluarkan duit dalam jumlah yang besar untuk mendapatkan ketenangan batin. Mengikuti kegiatan ini dan itu, mengahdiri meditasi sana-sini, mengikuti acara-acara yang membuatnya mengeluarkan air mata. Sayang, setelah sejumlah rangkaian kegiatan-kegiatan tadi, hati kembali gersang dan sempit, dada berasa sesak, kembali terasa ada yang kurang.

Di zaman yang semakin kompetitif, semua orang dituntut untuk bekerja cepat, kecakapan diri mau tak mau mesti selalu ditingkatkan, karir menjadi barang mewah yang selalu dikejar tanpa lelah, pemasukan keuangan terus diburu, mesti tanpa sadar banyak yang harus dikorbankan. Pada kondisi ini, ketenangan batin menjadi barang langkah yang sulit ditemukan, ibadah menjadi rutinitas yang tak mampu mengisi ruang hati yang merasakan dahaga teramat sangat.

Jika kesunyian tak mampu menghadirkan ketenangan, jika sujud dan ruku’ kita tak lagi mendatangkan ketenteraman dan kesejukan jiwa, ada yang perlu kita tengok dalam diri kita. Kita perlu mengambil jarak dan melakukan hentian sejenak dari kesibukan-kesibukan yang terus memacu kita untuk berlari. Kita perlu mencari kejernihan di tengah hiruk-pikuk kehidupan maupun mimpi-mimpi kita.

Jika bertambahnya rezeki tak menambah kebahagiaan, ketenangan dan kekhusyukan, ada yang perlu kita periksa sejenak. Atas sedekah dan ibadah kita, ada yang perlu kita cermati dengan jernih barangkali ada salah niat yang terselip. Atas berlimpahnya harta yang tak menambah keteduhan hati dan kesejukan jiwa, ada yang perlu kita renungi; tentang diri sendiri, tentang tetangga kita, tentang do’a-do’a kita serta berbagai hal yang berkaitan hubungan kita dengan Allah Ta’ala maupun hubungan dengan sesama.

Ambillah jarak, luangkan waktu dan lakukan hentian sejenak… Semoga kita dapat menemukan ketenangan di tengah kesibukan.

Informasi tambahan

Berat0.3 kg
Dimensi19.5 x 13.5 cm

Review

Belum ada ulasan.

Jadilah pemberi ulasan pertama;

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×

Cart